automatisasi
automatization
Ringkasan Singkat
Proses transisi di mana suatu keterampilan dikembangkan dari tahap yang membutuhkan usaha sadar hingga menjadi rutin yang otomatis.
Automatisasi adalah proses pembelajaran di mana kontrol terhadap suatu tugas berpindah dari pemrosesan terkontrol yang lambat dan melelahkan ke pemrosesan otomatis yang cepat. Hal ini dicapai melalui latihan yang konsisten dan berulang-ulang. Sebagai contoh, saat pertama kali belajar mengetik, seseorang harus mencari setiap huruf secara sadar; setelah automatisasi terjadi, jemari mereka bergerak sendiri tanpa perlu instruksi sadar dari pikiran.
Dalam psikologi perkembangan, automatisasi keterampilan dasar sangat penting agar kapasitas mental anak dapat dialokasikan untuk tugas-tugas yang lebih kompleks. Selain itu, istilah ini juga digunakan untuk mendeskripsikan kondisi patologis di mana seseorang merespons impuls kompulsif begitu cepat sehingga mereka tampak bertindak seperti robot (automata). Memahami mekanisme automatisasi membantu dalam merancang metode pelatihan yang efektif serta dalam rehabilitasi kognitif bagi penderita gangguan fungsi eksekutif.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- Schneider, W., & Fisk, A. D. (1982). Degree of consistent training: Improvements in search performance and automaticity. Perception & Psychophysics.
- APA Dictionary of Psychology.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.